Ck.. ck.. ck..
aku kagum melihat rumahMu, Tuhan
Megah
Mewah
Indah
berlantaikan marmer
berkelas
beratapkan kubah emas
tapi ironis
di sekelilingMu masih
tampak sesak
rumah-rumah yang tak layak
kecil
dekil
terkucil
berlantaikan susunan
keramik-keramik bekas
beratapkan sisa-sisa
seng yang telah
karatan dan mengelupas
dan di depan pagar rumahMu aku semakin miris
melihat ibu-ibu compang-camping mengemis
anaknya menangis pasrah pada terik yang mengiris
Jember, 18102011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar