Tuhan,
sembunyi dimana Kau kini
mungkinkah Kau
kabur dari negeri ini
Kau t’lah
kehilangan eksistensi
dariMu tak pernah
didengar semua petuah
iblis-iblis di negeri ini semakin berulah
suap dan korup menjadi lumrah
si miskin terus terjajah; hanya
bisa pasrah
alam tak lagi gemah ripah
meladeni birahi manusia-manusia
serakah
oh Tuhan, kembalilah, kembalilah
kucari ke rumahMu
namun tak kujumpai
diriMu
kucari Kau di masjid
hanya kaligrafi di
dinding yang kutemui
kucari Kau di gereja
hanya salib di atas
altar yang kutemui
kucari Kau di wihara,
kucari Kau di pura,
hanya arca karya seni
yang kutemui
Tuhan, pulanglah…..
Jember, 19102011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar